Minggu, 07 Juli 2013

Profil Masjid Nurul Aghfar



Bab I
Pendahuluan

A.    Definisi Masjid
Masjid berarti tempat untuk bersujud. Secara terminologis diartikan sebagai tempat beribadah umat Islam, khususnya dalam menegakkan shalat. Masjid sering disebut Baitullah (rumah Allah), yaitu bangunan yang didirikan sebagai sarana mengabdi kepada Allah.
Masjid memiliki fungsi dan peran yang dominan dalam kehidupan umat Islam, beberapa di antaranya adalah:
1. Sebagai tempat beribadah
Sesuai dengan namanya Masjid adalah tempat sujud, maka fungsi utamanya adalah sebagai tempat ibadah shalat. Sebagaimana diketahui bahwa makna ibadah di dalam Islam adalah luas menyangkut segala aktivitas kehidupan yang ditujukan untuk memperoleh ridla Allah, contohnya berzikir, berdoa dll.
2. Sebagai tempat menuntut ilmu
Masjid berfungsi sebagai tempat untuk belajar mengajar, khususnya ilmu agama yang merupakan fardlu ‘ain bagi umat Islam. Disamping itu juga ilmu-ilmu lain, baik ilmu alam, sosial, keterampilan dan lain sebagainya dapat diajarkan di Masjid. 
4. Sebagai pusat da’wah dan kebudayaan Islam
Masjid merupakan jantung kehidupan umat Islam yang selalu berdenyut untuk menyebarluaskan da’wah islamiyah dan budaya islami. Di Masjid pula direncanakan, diorganisasi, dikaji, dilaksanakan dan dikembangkan da’wah dan kebudayaan Islam yang menyahuti kebutuhan masyarakat. Karena itu Masjid, berperan sebagai sentra aktivitas da’wah dan kebudayaan.
5. Sebagai pusat kaderisasi umat
Sebagai tempat pembinaan jama’ah dan kepemimpinan umat, Masjid memerlukan aktivis yang berjuang menegakkan Islam secara istiqamah dan berkesinambungan. Patah tumbuh hilang berganti. Karena itu pembinaan kader perlu dipersiapkan dan dipusatkan di Masjid sejak mereka masih kecil sampai dewasa. Di antaranya dengan Taman Pendidikan Al Quraan (TPA), Remaja Masjid maupun Ta’mir Masjid beserta kegiatannya.















Bab II
Hasil Observasi

Nama Masjid   : Nurul Aghfar
Alamat Masjid
            Dusun        : Karang nongko
            Desa           : Pekarungan
            Kecamatan: Sukodono – Sidoarjo

A.    Sejarah Berdirinya masjid
Awal mula yang mempunyai tanah adalah KH. Bakrie yang ingin mewaqafkan tanah tersebut untuk mensyiarkan agama islam dan dijadikan masjid. Beliau mempunyai menantu bernama H. Nur Aghfar tanah tersebut diberikan beliau kepada menantunya tersebut. KH. Bakrie memberikan amanat kepada H. Nur Aghfar untuk mensyiarkan agama islam di desa pekarungan dengan menggunakan tanah pemberiannya untuk dibangun masjid. Setelah KH. Bakrie meninggal dunia H. Nur Aghfar mewaqafkan tanah tersebut atas nama beliau. Maka dari itu masjid ini dinamakan NURUL AGHFAR. Tahun pembangunan masjid awal tidak ada yang mengatahuinya. Karena sudah banyak yang meninggal dan Cuma ada cucunya pewaqaf yang hanya sekedar tahu dari keluarga, tidak tahu sedetailnya. Renovasi pertama kali sejak berdirinya masjid pada tahun 1980. Masjid ini sudah di renovasi sebanyak tiga kali sejak bangunan awal yang semula kecil hingga menjadi seperti sekarang. Masjid ini sekarang sudah menjadi aset NU seutuhnya. Jadi selamanya masjid Nurul Aghfar menjadi aset NU dan tidak ada satupun organisasi lain yang bisa memasuki untuk mengubahnya.

B.     Gaya kepemimpinan Ta’mir Masjid Nurul Aghfar
Gaya kepemimpinan yang diterapkan adalah demokratis tetapi tegas. Pemimpin menyerahkan dan percaya kepada anggotanya untuk menjalankan tugasnya dengan baik. Akan tetapi ketua akan melakukan evaluasi tugas anggota dengan memanggil ketua seksi-seksi. Dengan begitu evaluasi kerja anggota tidak sulit dilakukan. Dengan gaya kepemimpinan demokrasi semua anggota bisa mengutarakan pendapatnya dalam forum musyawarah. Ta’mir masjid selalu melakukan rapat evaluasi setiap tahunnya juga melakukan rapat program kerja.  

C.     Manajemen Masjid
Berdasarkan hasil wawancara kami terhadap beberapa ta’mir masjid Nurul Aghfar Sukodono mengenai Visi dan Misi masjid, mereka mengutaran Visi dan harapan tentang masjid ini bisa menjadi masjid yang terdepan  dalam  menyiakan dakwah, syariat islam, dan pengembangan ilmu pendidikan agama, budaya maupun sosial didaerah itu. Untuk mencapai harapan itu semua para pengurus masjid selalu memberikan pelayanan yang terbaik terhadap para jamaahnya.
Sedangkan misi yang selama ini dilaksanakan oleh Masjid Nurul Aghfar meliputi:
1.                   Pelayanan untuk tempat beribadah yang nyaman
2.                   Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang syariat islam
3.                   Menyediakan temapat untuk anak-anak dalam menuntut ilmu agama (TPQ)
4.                   Mengembangkan budaya islam
5.                   Mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia
Dan pengurus juga memaparkan bahwa semua program kerja 99% terlaksana semua. Setiap tahun pengurus melakukan rapat program kerja yang dilaksanakan  diluar kota. Yang membahas tentang program apa saja yang dilakukan selama satu tahun semuanya dituangkan dalam forum musyawarah intern.




STRUKTUR KEPENGURUSAN ATAU TAKMIR
Nurul Aghfar
Sukodono – Sidoarjo
1.    Pelindung                                     Kepala Desa Pekarungan
2.    Dewan Penasehat                         KH. Moch. Anwar
KH. Ahmad Muhammad, SH. M.Ag
H. Salam Muhtar
3.    Dewan pembina                           H. Abdul Ghoni, BA
H. Abdul Qhodir Al Jabbar, SH. KESGI
H. Samsul Arifin, S. Ag
4.    Ketua Umum                               H. Cholison, S. Ag
5.    Seketaris                                       Mokh Rojikin
                                                                       IS Sutan Suvana       
6.    Bendahara                                    Kamto, S.Pd
Slamet Abidin
7.    Ketua 1                                        Drs. H. Khuzaini, M.Pd
8.    Ketua 2                                        H. Sukamto
9.    Ketua Bidang 1                            M. Fathul Rojul, S.Ag, S.Pd
-       Pendidikan                              1. Suhardi (Koord)
2. Muayanah
                                                          3. Khorus Shofirin
                                                          4.  Inanur Rofiqi
                                                          5.  M. Nasrulloh
-    Dakwah                                  1. Abdul Mujid (Koord)
                                                          2. Muhajir
                                                          3. Chamim Ashari, S.Ag
                                                          4. Kaspan
                                                          5. Ali Askur
`                                                         6. Hijir Ismail
10.          Ketua Bidang II                      M. Askur
-       Ibadah                                                 1. Tohir H (Koord)
2.  Maryono
3. Aminulloh
4. Agus Priyono
5. H. Bambang, S, Sos
-       Sosial / Humas                         1. Supriyadi (Koord)
2. Djaenal Arifin
3. Budianto
4. Sarianto
5. Abdul Wahab
11.  Ketua Bidang III                       Abdul Kholis, SH
-       Sarana / Prasarana                   1. H. Basuki R (Koord)
2.  M. Fauzi
3. Sasminto
4. Abdul Mujib Elk
5. Royadi
-       Keamanan & Ketertiban         1. M. Anshori (Koord)
2. Samin
3. Buchoir
4. Sunardi
5. Samiran
12. Ketua Bidang IV                                    H. Husni Asma Muladi, S. Ag
-       Peranan Wanita                       1. Hj. Ainur R (Koord)
2. Kholifah
3. Suliah
4. Lilik Mariyah
5. Nuril Izza
-       Remaja                                                1. A. Khunaefi, S. Ag
2. M. Amangkudin
3. Roiyan Alcham, S.Sos.i
4. Bagus Setyobudi
5. Nur Kumala
6. Ni’mah

D.    Manajemen Keuangan
Sumber keuangan
Sumber keuangan Masjid Nurul Aghfar diperoleh dari berbagai pihak kotak amal yang selalu tersedia, infaq jum’at, infaq parker, dan amal jariyah dari masyarakat sekitar. Apabila ada perayaan hari besar (PHBI) maka pihak masjid dan para remaja masjid memperoleh dana dari sumbangan masyarakat sekitar dan tidak jarang remaja masjid Nurul Aghfar juga punya inisiatif untuk mencari dana dari iklan dari pabrik disekitar daerah itu. Bantuan-bantuan itu tidak semuanya berupa uang, ada juga sebagian mereka memberikan bantuan berupa makanan, terlebih dalam bulan puasa.

-          Dibawah ini sebagian gambaran laporan keuangan Masjid Nurul Aghfar di bulan April 2013
Tanggal
Uraian
Debet
Kredit
Saldo
5-Apr-13
Infaq Jum'at
 Rp         2,719,000



Infaq Parkir
 Rp            323,000



Khotib Jumat KH Sya'roni F

 Rp            150,000


 Pi'i

 Rp              10,000


Pengajian rutin KH Ainul Yaqin

 Rp            150,000


Bayar listrik

 Rp        362,704.00

8-Apr-13
 Dari PT Alfa Bareksa
 Rp       70,000,000


10-Apr-13
 Jariyah Hj Ainurrohmah
 Rp            363,000


12-Apr-13
 Kaleng jumat
 Rp         2,322,000



 Infaq parkir
 Rp            307,000



Jar u/ madiani, rasmini
 Rp            150,000



Jar.u/H Budi,suparto,samad
 Rp            100,000



 Jar.u/sutikno, suhartono
 Rp            200,000



Jar.u/ A.Paug. Galih
 Rp            200,000



Khotib Jumat Sueb

 Rp        150,000.00


Pi'i

 Rp         10,000.00


Pengajian rutin KH Ainul Yaqin

 Rp            150,000

19-Apr-13
Kaleng jumat
 Rp         2,162,000



Infaq parkir
 Rp            421,000



Khotib Jumat Smak S

 Rp            150,000


Pi'i

 Rp              10,000

20-Apr-13
Pengajian rutin KH Ainul Yaqin

 Rp            150,000

26-Apr-13
Kaleng jumat
 Rp         2,111,000



Infaq parkir
Rp            572,500



Khotib Jumat KH Ainul Yaqin

 Rp            150,000


Pi'i

 Rp              10,000

30-Apr-13
Beli galon aqua

 Rp              30,000


Air minum

 Rp              87,000


HR Sumiran

 Rp            700,000


HR Usman

 Rp            700,000


HR Parkir Sumiran

 Rp            275,000


HR Parkir Gian

 Rp            275,000


HR Parkir Umar

 Rp            275,000


Ngaji subuh H Kholison

 Rp            400,000


HR Guru TPQ Dewasa

 Rp            250,000


Jumlah
 Rp    81,950, 500
  Rp         4,444,000
 
 Rp   77,506,500


E.     Kegiatan yang ada di Masjid Nurul Aghfar
a.       Pengajian Rutin
Pengajian rutin yang diadakan di Masjid Nurul Aghfar sudah berjalan cukup lama, pengajian itu diadakan Malam minggu dan minggu pagi itu yang meliputi pengajian ilmu tafsir dan hadist yang diikuti oleh para jamaah masjid
b.      Peringatan Hari Besar Islam
Dimasjid ini juga sering diadakan peringatan hari besar islam yang biasanya dipanitiai oleh para remaja masjid, diantaranya perayaan Maulid Nabi, Isra’ mi’raj dll
c.       Takbir Keliling dan Lomba untuk anak-anak TPQ
Dari hasil wawancara kita juga memperoleh informasi bahwa masjid ini juga mengadakan takbir keliling pada hari raya idul fitri dan idul adha dan pada saat itu tidak jarang para panitia juga mengadakan lomba untuk anak-anak TPQ. Yang mengurus jalannya acara adalah Remaja Masjid tetapi masih didalam naungan Ta’mir masjid.
d.      Pemberian takjil pada waktu bulan Ramadhan
Pada bulan ramadhan Masjid Nurul Agfar juga berpartisipasi dalam pemberian takjil untuk para musafir, biasanya orang-orang yang memperoleh takjil tersebut yaitu para buruh pabrik disekitar kecamatan Sukodono. Setiap hari para ibu-ibu ta’mir masjid menyiapkan 250 bungkus nasi dalam sehari. Sumber dana yang didapat yaitu dari masyarakat sekitar.

F.      Inventaris Masjid Nurul Aghfar
No
Nama Barang
jumlah
Keterangan
1
Tanah


2
Bangunan

Baik

Bangunan induk lantai II
20.5 x 15
Baik

Bangunan T.Wudlu Wanita
6.5 x 2,5
Baik

Bangunan T.Wudlu Pria
10.5 x 6
Baik

Bangunan T. Parkir
1
Baik

 Bangunan Gudang
1
Baik
3
Sound Sistem



Corong
8
Baik

Salon Box
8
Baik

Salon Kolom
10
Baik

Mic
5
Baik

Kabel Mic
2 rol
Baik

Amplifeyer
4
Baik

Power
1
Baik

 Mixer
1
Baik

MP4
1
Baik
4
Komputer
2 Unit
Baik
5
Almari buku
1 bh
Baik
6
Almari pakaian dari kaca
1 bh
Baik
7
Kipas Angin tembok
14 bh
Baik
8
Kipas Angin gatung
2 bh
Baik
9
Kipas Angin Gantung Tembok
6 bh
Baik
10
Al Qur’an
40 bh
Baik
11
Tafsir Al-Qur’an
2 bh
Baik
12
Mimbar
1 bh
Baik
13
Kambal Sajadah
64 gbr
Baik
14
Papan Data
1 bh
Baik
15
Jidor
1 bh
Baik
16
Terpal Alas Sholat
8 bh
Baik
17
Serambi
5 bh
Baik
18
Karpet
11 Set
Baik
19
Koden
3 Pot.
Baik
20
Kain Spanduk


21
Pompa Air
3 bh
Baik
22
Lampu hias
1 bh
Baik
23
Panci Blirik
3 bh
Baik
24
Piring
100 bh
Baik
25
Kursi Lipat Chitose
10 bh
Baik
26
Kipas Angin berdiri
1 bh
Baik
27
Jam Gandul Junglions
1 bh
Baik
28
Jam Dinding
3 bh
Baik
29
Terbang
5 bh
Baik
30
Juba Khotib & Bilall
3 Stel
Baik







G.    Keadaan Jama’ah Masjid Nurul Aghfar
Banyak berbicara positif tentang pelayanan pengurus masjid, dan kegiatan-kegiatab yang ada dimasjid. Seperti para wali santri yang anaknya ngaji di TPQ Nurul Aghfar yang mengutarakan terima kasihnya atas pembelajaran putra-putrinya sehingga semakin hari semakin pandai mengaji. Selain itu jamaah juga senang dengan adanya pengajian rutin yang diadakan.
























BAB III
Penutup

            Masjid adalah tempat yang sangat mulia dan sangat penting untuk umat baragama islam sebagai tempat beribadah, dan sarana prasana umat untuk memperdalam ilmu dan syariat-syariat islam, kemajuan masjid sangat bergantung bukan hanya dari pengurus dan jajarannya saja tetapi peran masyarakat juga sangat mendukung dalam perkembangan masjid, apabila kita sebagai pengguna masjid acuh dengan keadaan dan kegiatan-kegiatan didalamnya maka masjid itu tidak akan bisa maju dan berkembang sebaliknya apabila para penguus dan masyarakat sekitar bisa menjaga dan menggunakan masjid itu dengan baik maka kita akan mempeoleh pahala dan hasilnya.
            Manajemen masjid juga harus bisa dilaporkan secara jelas agar tidak terkesan curang dan menyembunyikan, dan semua anggota pengurus juga harus bisa betanggung jawab atas apa yang sudah dipercayakan masyarakat kepadanya.
            Untuk itu mari kita jaga dan kita gunakan semaksimal mungkin sarana prasarana yang ada dimasjid, agar keberadaan masjid bisa memberikan manfaat positif untuk kita semua.
Manajemen masjid yang ada di masjid Nurul Aghfar ini sangat bagus. Dalam wawancara dengan salah satu pengurus berkata bahwa 99% program kerja berjalan dengan lancar.










Kritik dan Saran

Manajemen masjid yang dipakai sudah memenuhi standart, mohon dipertahankan sampai kepengurusan berganti lagi. Akan tetapi mengenai sejarah masjid masih banyak kurang tahu terutama pada pengurusnya. Seharusnya pengurus semua tahu bagaimana sejarah masjid dari awal sampai sekarang. Demikian saran dari kami mohon maaf bila ada salah kata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar